IMUNISASI HEXAVALEN
1 SUNTIKAN
6 PERLINDUNGAN

Imunisasi merupakan tindakan pencegahan yag paling cost efektif dalam mencegah penyakit berbahaya pada balita. Pemerintah terus memperkuat perlndungan anak melalui penguatan Program Imunisasi Nasional, salah satunya dngan memperluas vaksin Heksavalen.
Dinas Kesehatan DIY telah melaksanakan launching program imunisasi Heksavalen di DIY bertempat di Poltekes Yogyakarta pada tanggal 24 November 2025. DIY menjadi salah satu pilot project sebelum dilaksanakan secara nasional pada tahun 2026. Imunisasi hexavalen bisa didapatkan gratis di Puskesmas.
Mari mengenal Imunisasi Hevavalen !
Apa itu Imunisasi Hexavalen?
Imunisasi Hexavalen adalah vaksin kombinasi dari dua jenis vaksin yang sudah ada yaitu DPT-HB-Hib dan IPV yang melindungi bayi dari 6 penyakit sekaligus yaitu:
- Difteri: Infeksi serius yang bisa menyebabkan masalah pernapasan, kerusakan jantung, dan sistem saraf.
- Hepatitis B: Infeksi hati yang dapat menjadi kronis dan meningkatkan risiko kanker hati.
- Pneumonia (radang paru) dan Meningitis (radang selaput otak) yang disebabkan oleh HaemophilusInfluenza Type B
- Polio: Virus yang bisa menyebabkan kelumpuhan permanen.
- Tetanus: Infeksi yang menyerang sistem saraf, menimbulkan kejang otot, dan bisa berakibat fatal.
- Pertusis/Batuk rejan: Infeksi pernapasan yang sangat menular, berbahaya terutama bagi bayi karena dapat menyebabkan kesulitan bernapas.
Manfaatnya untuk apa?
- Melindungi dari 6 sekaligus yaitu Difteri, Hepatitis B, Pneumonia, Polio, Tetanus, dan Pertusis.
- Meninimalkan rasa sakit dan mengurangi frekuensi suntikan: Pemberian imunisasi secara bersamaan mengurangi kecemasan dan rasa sakit pada anak.
- Lebih praktis bagi orang tua dan penyedia layanan.
Bagi oarng tua: Orang tua tidak perlu mengeluarkan ongkos berkali-kali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk vaksinasi.
Bagi penyedia layanan: Petugas kesehatan memiliki waktu untuk melakukan imunisasi lebih banyak anak, serta program kesehatan lainnya.
- Mempermudah capaian target imunisasi dasar lengkap

Kapan bayi mendapatkan vaksin Hexavalen?
Bayi diberikan tigas dosis Vaksin Hexavalen pada usia 2, 3 dan 4 bulan.
Apabila anak melewatkan jadwal imunisasi, segera konsultasikan ke dokter/ fasilitas kesehatan.
Jadwalnya hari apa?
Puskesmas Gamping 1 membuka layanan vaksin Hexavalen setiap hari Kamis, layanan pendaftaran pukul 07.30 – 12.00 WIB.
Efek samping yang umum:
- Banyak orang tidak mengalami efek samping
- Efek samping dapat bervariasi tergantung pada jenis vaksin di respon orangnya
- Sebagian besar efek samping ringan dan sebentar, membaik dengan obat sederhana
- Efek samping yang bisa timbul yaitu:
-
- Bengkak atau nyeri di tempat suntikan.
- Demam ringan
- Nyeri Kepala
- Menggigil
- Nyeri otot/sendi
- Lelah
- Mual
- Efek samping ini umumnya akan hilang 1-2 hari, namun jika timbul reaksi berat seperti kejang, demam tinggi, sesak nafas segera bawa anak ke fasilitas kesehatan.
Jangan ragu, jangan takut, dan jangan tunda Imunisasi, segera datang ke Puskesmas Gamping 1 atau Faskes terdekat !