5 Langkah Cegah Heat Stroke di Arab Saudi

health care infographics about heat stroke risk sign and symptom and prevention

health care infographics about heat stroke risk sign and symptom and prevention

Musim haji tahun 2017, suhu udara di Arab Saudi diperkirakan 40-44 derajat celcius. Suhu setinggi ini akan menyebabkan terjadinya heat stroke. Yaitu stroke akibat suhu udara yang sangat panas. Mereka yang terkena heat stroke akan mengalami suhu tubuh panas, kejang-kejang, denyut jantung cepat, pusing yang berlebihan dan frekuensi napas yang sangat cepat. Kondisi ini sering terjadi pada saat terpapar matahari dalam waktu yang lama. Sebagian besar hal ini terjadi pada saat menunaikan ibadah Armina ( Arafah dan Mina). Apalagi banyak jemaah haji yang sudah lanjut usia, sehingga lebih rentan terkena dehidrasi. Mereka akan kekurangan cairan yang berat. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Haji Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dr. dr. Eka Yusuf Singka, MSc pada Seminar Kesehatan Lanjut Usia, 22 Mei 2017 di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji, untuk mencegah terjadi heat stroke, beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan jemaah haji yaitu:

  1. Minum air setiap 2-3 jam, jangan menunggu haus.
  2. Semprotkan air ke wajah dan bagian tubuh lainya yang terkena sinar matahari.
  3. Gunakan pakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat.
  4. Bagi yang berusia lanjut dan atau memiliki penyakit sebaiknya bepergian dengan pendamping.
  5. Gunakan alas kaki, memakai payung dan penutup kepala jika bepergian.

Source. http://mediakom.sehatnegeriku.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *