Hepatitis A Bahayakah?

Sedang hangat menjadi perbincangan di semua sumber berita baik media cetak maupun media elektronik tentang penyakit Hepatitis A yang telah ditetapkan menjadi KLB (Kejadian Luar Biasa) di Pacitan, Jawa Timur. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Wiendra Waworuntu mengatakan butuh waktu dua bulan untuk mencabut status KLB penyakit di daerah tersebut. Artinya status KLB di Pacitan ditetapkan sampai dua bulan ke depan.

Data per 30 Juni 2019 lalu, Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Kohar Hari Santoso mengatakan jumlah pasien dengan kasus Hepatitis A di Pacitan mencapai jumlah 957 orang. Jumlah tersebut tersebar di beberapa Kecamatan yakni Sudimoro, Ngadirojo, Sukorejo, Tulakan, Wonokarto, Arjosari, Bubakan, Tegalombo dan Kentrowonojoyo.Kuat dugaan terjadinya KLB akibat dari masyarakat mengkonsumsi air dari sumber air yang tidak bersih, hal ini disebabkan karena di daerah Pacitan sendiri sedang krisis air atau mengalami kekeringan. Hal ini menyebabkan banyak warga memanfaatkan air sungai yang terlihat jernih sebagai sarana memasak dan minum sehari-hari.

Nah, mari kita sama-sama belajar tentang apa itu Hepatitis A?

Hepatitis Virus ini disebabkan oleh virus yang masuk ke dalam tubuh. Infeksi dapat terjadi melalui penggunaan jarum yang terkontaminasi virus (seperti melalui suntikan narkoba, tato, tindik tubuh, suntikan obat, atau jarum transfusi), tinggal bersama atau melakukan hubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi hepatitis, atau menjadi petugas kesehatan yang bekerja dengan pasien hepatitis juga bisa berakibat pada infeksi hepatitis. Ada juga risiko infeksi virus hepatitis jika Anda mengonsumsi sumber air atau makanan yang tidak aman.

Terdapat banyak jenis virus Hepatitis dari tipe A sampai E. untuk Hepatitis tipe A sendiri adalah peradangan orang hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis tipe A. infeksi ini akan mengganggu kerja organ hati dan dapat dengan mudah menular melalui makanan dan minuman apalagi jika makanan dan minuman tersebut telah terkontaminasi tinja dari penderita hepatitis A.

Faktor resiko penularan virus Hepatitis A diantaranya :

  1. Mengkonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi virus Hepatitis A
  2. Melakukan hubungan seksual dengan penderita Hepatitis A
  3. Sanitasi yang buruk
  4. Kurangnya sumber air bersih
  5. Rendahnya kesadaran untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Gejaa yang akan timbul ketika seseorang terinfeksi virus Hepatitis A adalah demam, lemas, mual dan muntah, warna urin menjadi gelap, warna tinja menjadi lebih pucat, kelelahan, nyeri sendi atau otot,warna kulit dan mata menjadi lebih pucat serta kurang focus.

Jika penyakit Hepatitis tipe A sampai E tidak segera diobati, maka penderita akan mengalami kerusakan hati, pada ibu hamil terdapat resiko menularkan virus Hepatitis ke bayi melalui air ketuban, darah atau ASI.

Demikian tadi tentang virus Hepatitis terutama tipe A, tapi kita tidak perlu cemas sahabat Pugasa. Masih banyak solusi agar kita terhindar dari virus Hepatitis A, diantaranya :

  1. Melakukan vaksinasi Hepatitis A
  2. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  3. Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam kehidupan sehari-hari
  4. Menghindari mengkonsumsi makanan mentah atau setengah matang
  5. Serta mengurangi jajan di sembarang tempat
  6. Menerapkan GERMAS (cek kesehatan rutin, makan buah dan sayur, melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari)

Semoga informasi ini bermanfaat ya sahabat Pugasa, tidak perlu cemas untuk tertular jika kita sudah menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Salam sehat dari kami sahabat Pugasa.

Edited by : Promkes Gamping 1 (Radicha Nur W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *