Apa itu New Normal Life?

Status darurat bencana wabah penyakit Covid-19 di Indonesia sudah ditetapkan sejak  tanggal 29 Februari lalu, yang berarti Indonesia sudah melewati 3 bulan masa pandemi Covid-19. Akibat Pandemi ini masyarakat diharuskan untuk tinggal di rumah baik untuk bekerja, belajar, beribadah dan banyak kebijakan lain yang diambil yang bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

 Berbagai sektor telah melakukan upaya terbaiknya dalam menghadapi Covid-19 baik itu Pemerintah, Tenaga Medis, BNPB, Badan Sosial, Gugus Tugas Covid-19, Relawan Covid-19, Masyarakat dan lainnya, namun virus Covid-19 masih banyak memakan korban jiwa. Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak di berbagai sektor, dampak di bidang ekonomi, transportasi, sosial, pendidikan dan lainnya.

Saat ini sejumlah Ilmuwan masih melakukan pengembangan dalam pembuatan vaksin sebagai senjata untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Kebijakan untuk tetap di rumah tidak dapat diterapkan lebih lama lagi karena sangat berdampak pada perekonomian, pembelajaran, pekerjaan dll. Pemerintah mengeluarkan kebijakan New Normal Life atau tatanan kehidupan normal baru. Pemerintah telah menginstruksikan agar semua masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi New Normal ditengah-tengah wabah virus Corona ini.

Apa itu New Normal Life?

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita mengatakan, New Normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Lalu apa saja protokol kesehatan yang harus dilakukan?

  1. Mencuci tangan

Mencuci tangan akan terus dikampanyekan baik menggunakan hand sanitizer atau pun menggunakan sabun dan air mengalir. Karena tangan merupakan salah satu pintu masuknya virus ke dalam tubuh. Terapkan langkah cuci tangan yang baik dan benar.

  1. Menerapkan etika batuk dan bersin

saat batuk atau bersin tubuh akan mengeluarkan virus dari dalam tubuh dan dapat mengenai orang lain oleh karena itu terapkan etika batuk yang benar dengan menutup hidung dan mulut menggunakan lengan atas bagian dalam. Selain itu bisa menutup mulut dan hidung menggunakan tisu dan lansung dibuang ke tempat sampah

  1. Gunakan masker

Gunakan masker saat memiliki gejala sakit atau keluar rumah

  1. Hindari menyentuh wajah

Tangan menjadi salah satu media penularan virus, saat tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung, mulut maka virus dapat langsung masuk ke dalam jaringan tubuh.

  1. Physical Distancing (Jaga Jarak)

Menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter untuk meminimalisir penularan Covid-19

  1. Menjaga Kesehatan

Kesehatan adalah hal yang paling berharga, jika sudah sakit aktivitas akan terganggu dan menimbulkan kerugian. Konsumsilah makanan bergizi, konsumsi sayur dan buah setiap hari, olahraga rutin, tidak merokok, tidak mengkonsumsi makanan junk food dan lain-lain

  1. Isolasi diri mandiri

Lakukan isolasi mandiri bila merasakan gejala batuk,pilek,demam, sakit tenggorokan dan sesak nafas. Jika gejala bertambah parah silahkan menghubungi Fasilitas kesehatan setempat.

Jika kebijakan ini telah diberlakukan, setiap orang mau atau tidak mau harus mentaati aturan dan protokol kesehatan tersebut untuk kegiatan apapun agar terhindari dari penularan Covid-19.  Maka dari itu, kita semua harus mempersiapkan diri dalam menghadapi era New Normal.

Salam Sehat! dan Jaga kesehatan ya sahabat Pugasa..

Edited: by I.R

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *