Sehat Jiwa dimasa Adaptasi Kebiasaan Baru

Pandemi COVID-19 yang telah menyerang dunia, terutama di Indonesia sejak Maret 2020 yang lalu telah memberikan efek domino di semua tatanan kehidupan. Banyak karyawan yang kehilangan pekerjaannya (PHK), banyak anak sekolah yang tidak bisa melakukan proses belajar mengajar seperti biasanya, perekonomian, perindustrian, tidak lepas sektor kesehatan yang semakin hari-semakin kewalahan menangani pasien konfirmasi covid-19, bahkan banyak orang yang terpaksa kehilangan anggota keluarganya akibat infeksi virus ini.

Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk tetap bisa “sehat jasmani dan rohani” dalam menghadapi pandemic ini. Sehat jasmani bisa kita dapatkan diantaranya dengan mengkonsumsi gizi seimbang, pola hidup bersih dan sehat, olahraga teratur dan istirahat yang cukup. Lalu bagaimana dengan sehat rohani atau sehat jiwa?

Selalu bersyukur dan melakukan penerimaan terhadap keadaan yang terjadi saat ini merupakan Langkah untuk tetap menjaga kewarasan. Bersyukur masih diberikan kesehatan, keluarga yang saling mendukung, lingkungan yang baik dan kecukupan rezeki. Penerimaan dapat kita contohkan dengan mau dan mampu menerima kondisi dan menanggapinya dengan melakukan pola adaptasi kebiasaan baru dalam berkehidupan. Memakai masker kemanapun pergi, mencuci tangan dengan sabun/handrub serta menjaga jarak aman dan menghindari kerumunan adalah adaptasi kebiasaan baru yang bisa kita terapkan sebagai wujud penerimaan atau berdamai dengan keadaan di masa pandemi ini.

Jadi sahabat pugasa bagaimana dengan kesehatan jasmani dan rohani anda saat ini? Jika dirasa ada masalah kesehatan yang mengganggu dan tidak bisa ditangani sendiri, sebaiknya segera datangi fasilitas kesehatan untuk melakukan konsultasi. Eits tapi jangan lupa tetap patuhi protocol kesehatannya ya sahabat.

Salam sehat,

@radichanurw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *