Kenalan Sama Vaksin HPV Yuk..

Infeksi Human Papilloma Virus (HPV) diketahui banyak menyebabkan kejadian kanker serviks pada wanita dengan akibat terburuk adalah kematian. Maka dari itu diperlukan bantuan dari vaksin untuk menjaga dan memberikan kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap infeksi dari HPV. Vaksin HPV di Indonesia terdapat 3 jenis yaitu Gardasi, Gardasil 9 dan Cervarix.  Ketiga vaksin ini mencegah HPV tipe 16 dan 18, dua jenis virus yang menyebabkan 70% persen kasus kanker serviks. Gardasil 9 juga memberikan perlindungan dari HPV tipe 31, 33, 45, 52 dan 58.

Menurut Prof. Dr. Samsuridjal Djauzi, Sp. PD dari Ikatan Dokter Indonesia, vaksin HPV diberikan kepada sisi kelas 5 SD dengan alasan di usia itu kekebalan tubuh sedang baik-baiknya dan jika diberikan vaksin maka pencegahannya akan sangat bagus. Vaksin akan diberikan sebanyak 2 kali, dengan jarak minimal pengulangan selama 6 bulan.

Keamanan vaksin tidak perlu diragukan lagi karena sebelum digunakan sudah diuji oleh badan yang berwenang di berbagai negara mengenai kemanan dan keefektifannya.

Pemberian vaksin HPV tidak dianjurkan untuk wanita yang sedang hamil.  Menurut Pembajun Setyaningastuti, Kadinkes DIY bahwa Yogya akan dijadikan sebagai pilot project program HPV karena angka penyakit serviks yang cukup tinggi. Yaitu 4,1% dari 14 ribu kasus kanker di DIY. Sejauh ini belum ada kasus efek samping dari pemberian vaksin HPV ke anak. Dan hal ini juga sudah dilakukan kepada siswi SD kelas 5 di Jakarta. Pemberian Vaksin HPV di DIY akan dilakukan di tahun 2019 dengan sasaran seluruh siswa putri kelas 5 SD (usia 10 tahun). Untuk jadwal pemberian menunggu konfirmasi dari Puskesmas setempat.

edited by : Promkes Gamping 1 (Icha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *